Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

07 Desember 2010

Guns N Roses Bikin Resah Warga Australia

Kapanlagi.com -Lagi-lagi Guns N Roses terlibat masalah. Kali ini, karena ulah mereka, band yang dibentuk di Hollywood ini diprotes sejumlah warga Australia. Pasalnya, mereka datang terlambat dan konser terpaksa harus berakhir lebih larut dan membuat warga di sekitar lokasi konser merasa terganggu. Kabarnya walikota setempat bermaksud menegur pihak penyelenggara konser itu.


"Guns N Roses datang terlambat dan konser akhirnya harus berakhir lebih larut dan membuat kami semua resah. Kami akan menghubungi pihak penyelenggara konser. Ini tidak adil buat warga di sana, apalagi konser itu digelar di tengah-tengah minggu," ujar walikota Les Tyrell. Malam itu konser yang digelar di Reid Park, Townsville itu memang terlambat lebih dari satu jam.

Untungnya hanya itu yang jadi keluhan warga setempat. Selebihnya, konser ini dianggap cukup sukses dari sisi penyelenggaraan. "Sisa umpan balik yang kami dapat cukup positif. Kebanyakan orang merasa puas dengan pengendalian lalu-lintas, peralatan, dan kondisi tempat penyelenggaraan," lanjut walikota Les Tyrell.

Ini memang bukan pertama kalinya Guns N Roses membuat ulah. Konser mereka juga sempat dihentikan karena melanggar jam malam yang diberlakukan di Inggris, saat mereka menjadi salah satu pengisi acara Reading and Leeds Music Festival. Beberapa hari kemudian mereka juga sempat dilempari botol karena konser yang mereka gelar di Dublin terlambat sekitar satu jam. (kpl/ctm/roc)
Read More...

Album Terakhir Suede Adalah yang Paling Buruk

LONDON–Vokalis grup band Suede, Brett Anderson, mengatakan album terakhir dari band tersebut adalah yang paling jelek!

Pelopor musik Britpop ini dibubarkan pada tahun 2003, setahun setelah mereka merilis album ‘A New Morning’. Pada rekaman terakhir tersebut, Brett mengkritik habis-habisan dan dia mengatakan sangat menyesal telah merekamnya.

“Saya tidak suka dengan album tersebut. Dengan segala hormat untuk orang-orang yang menyukainya pada waktu itu, rekaman tersebut adalah rekaman paling jelek yang dimiliki oleh Suede dan dengan sangat tegas saya mengatakan saya menyesal pernah membuatnya,” ungkap Brett, dikutip dari Aceshowbiz, Senin (6/12/2010).

Brett pun melanjutnya, “Akan lebih baik lagi jika Suede bubar sebelum membuat ‘A New Morning’ jadi hal ini tidak terjadi. Saya sangat bersedia mengangkat tangan saya, dan mengaku ini bukan album terbaik Suede!,” tutupnya.(uky)

Sumber :Okezone.com
Read More...

31 Agustus 2010

Bermain dengan Sound Baru

BANDpop punk fenomenal Pee Wee Gaskins (PWG) tak membuang waktu lama untuk kembali menggebrak industri musik tanah air. Setelah sukses lewat Welcoming to Sophomore, PWG mengeluarkan album terbaru berjudul Ad Astra Per Aspera.

Lewat album ketiga itu, San San (vokal), Dochi (bas), Eye (gitar), Omo (synth), dan Aldy (drum) ingin menujukkan kematangan musikalitas mereka. Rilisan itu mereka sebut sebagai album paling dewasa yang pernah dibuat.

"Penggarapan album tersebut terbilang cukup cepat. Pembuatan materi lagu hingga perekaman hanya memakan waktu dua bulan. Mungkin saat itu kami dapat feel. Jadi, kami ngerasa benar-benar tune saat bikin album itu," ujar Dochi, frontman PWG.

PWG punya alasan sendiri menamai album tersebut dengan Ad Astra Per Aspera. Judul itu diambil dari bahasa Latin. Arti ad astra per aspera adalah menuju bintang dengan segala yang dimiliki. Nama itu mereka rasakan begitu pas dengan karakter PWG.

"Sejak awal, kami memang pengin cari judul album yang beda. Kalau menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, sudah terlalu sering. Setelah browsing di internet, kami nemu kata-kata itu. Anak-anak pun langsung ngerasa pas begitu disodori kata-kata tersebut," papar Dochi.

Untuk warna musik, PWG melakukan beberapa perubahan. Banyak materi lagu di album mereka yang didominasi permainan musik yang bertempo middle. Meskipun begitu, pada beberapa track mereka masih menyisipkan lagu dengan tempo yang lebih kencang. PWG juga melakukan eksplorasi secara total. Mereka memasukkan banyak inovasi baru pada sound synthesizer. (nay/c11/kkn)
Read More...

02 Juli 2010

Launching Split Album Generasi Abu Abu


- Launching split album 'Generasi Abu Abu' dari Sendal Jepit dan The Frustaters telah digelar pada hari Minggu 27 Juni kemarin di Score Ciwalk Bandung, dengan dua band featuring yaitu Under 18 dan Restrain yang tampil di awal sekitar pukul 18.15 WIB.

Suasana lengang di area moshpit sangat terasa pada acara yang digelar di saat kebanyakan orang sedang ditarik perhatianya oleh piala dunia ini, yang mungkin bisa dibilang sebagai imbas dari perhelatan besar tersebut. Khususnya saat acara yang di mundurkan waktunya menjadi pukul 17.00 WIB dari waktu sebelumnya 21.00 WIB, dengan alasan tempat bersangkutan akan digunakan untuk nonton bareng, dengan kata lain selain promo yang dirasa kurang, imbas di atas turut berperan membuat launching ini menjadi sepi.

Walau begitu, bukan berarti tiap band bermain minim, mereka tetap berusaha tampil penuh, yang uniknya bujukan apresiasi dari pertunjukan live mereka terus bertabrakan dengan atmosfer piala dunia, mulai dari pajangan bendera dari tiap negara peserta word cup, sampai pada pengunjung yang menebak nebak score pertandingan.

Animo yang kurang dan sedikitnya durasi tetap membuat Sendal Jepit bermain maksimal menutup acara. Dan hal yang paling menarik dari Sendal Jepit sekarang adalah materi musik mereka yang terdengar mundur ke tahun 90an, lewat distorsi yang lebih mentah dan beat lebih bertenaga, yang mereka tawarkan bersama beberapa lirik seputar kritik sosial dan deskripsi tentang keadaan sulit. Band yang satu ini muncul dengan image dan materi yang semakin terdengar tidak sama dari tahun tahun sebelumnya, lebih punk dan semakin impresif.

Sementara partner mereka dalam split album ini The Frustaters, adalah band bermaterikan melodic yang digawangi oleh Romy (Gitar), Reza (Gitar), Kojeck (Bass), Aji (Drum), Eva (Vokal) yang mungkin sekilas terdengar seperti power pop terutama pada divisi lirik, hanya saja mereka tampil dengan distorsi yang lebih tebal dan atmosfer melodic punk pada drum. Malam itu The Frustaters sepertinya sedang dalam kondisi tidak bagus untuk perform, terutama vokalis mereka.

Tak lupa dua tampilan di awal cukup memberi pilihan lain, yaitu Under 18 dengan old street hardcore-nya bersama mix antara metal, hardcore dan progressive dari Restrain yang menyajikan nuansa baru dalam acara launching ini, Under 18 tampil dengan beberapa nomor yang sebagian besar diambil dari album mereka Loyalitas seperti 'Keep It True', 'You've Got', dan 'Bandung Brotherhood'. Sementara Restrain (band yang telah merilis EP di tahun 2005 berjudul “Our Pain Is Evident, Our Destruction Is Imminent”) tampil di awal dengan beberapa karya mereka seperti 'Weak Chapter', 'Ris From The Dead', 'Tabularasa', 'Gemini Killer', 'Hymn Of The Dead Crow'.

Dengan mengikuti perform dan menyimak materi dari kedua band dalam split album ini, sepertinya penamaan 'Generasi Abu Abu' yang merujuk kepada tidak ada batasan / perbedaan antara dua generasi ini sangat tepat sekali, mengingat rilisan ini bersisikan dua band berbeda, terutama dari materi yang mereka tawarkan, menjadikan split album benar – benar seperti penggabungan antara dua warna yang sangat kontras. [eka]
Read More...

17 Juni 2010

FireHouse Konser Nostalgia di Jakarta

Jakarta - Band asal Amerika, FireHouse baru saja memulai rangkaian turnya di Indonesia dengan konser Jakarta. Penonton pun dibuat bernostalgia.

Konser mulai telat 41 menit dari jadwal yang dirancang pukul 20.00 WIB. Rabu (16/6/2010), Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan pun mulai dipadati
penonton. Sayangnya jumlah penonton tidak sebanding dengan luasnya arena konser. Bisa dipastikan hanya sekitar 1.000 orang saja memadati arena.

Lighting pun sangat minimalis dengan backdrop panggung sederhana. Hanya kain hitam dengan tulisan nama FireHouse di bagian tengah.
Tidak ada banner-banner sponsor menghiasi panggung. Hanya beberapa banner dari sang promotor Original Production. Busana C.J. Snare cs pun sederhana. Hanya kaus, jeans juga kemeja.

Walau demikian jangan sepelekan aksi panggung mereka. Lagu-lagu hits band yang telah berdiri selama 21 tahun itu mampu menyihir penonton.

"Asallamualaikum. Bapak ibu mengerti bahasa Inggris? Saya mengerti bahasa Indonesia sedikit. sedikit-sedikit saja," ujar sang vokalis usai membawakan dua lagu mereka.

Lagu 'You Are my Religion' dan 'When I Look Into Your Eyes' pun dibawakan. Semua penonton bernyanyi bersama. Tidak ketinggalan masing-masing personel menunjukkan kebolehannya main solo.

Di tengah konser, lagu 'I'm Here for You' pun melantun. Disambung dengan 'Love of a Lifetime' yang membuat penonton tidak berhenti bernyanyi bersama juga tepuk tangan.

"Feel so good to be back to Indonesia," sapa sang vokalis lagi.

Tepat satu jam berlalu, para personel FireHouse pamit undur diri. Encore hanya berlangsung selama satu menit. Sedikitnya jumlah penonton tidak sanggup mengaungkan teriakan "we want more" lebih keras lagi.

"Maaf, mau satu lagi?" tiba-tiba suara C.J. Snare dari belakang panggung memancing teriakan penggemarnya.

Akhirnya lagu "sakti" mereka 'I Live My Life For You' pun dimainkan. FireHouse lebih sering mengajak penonton bernyanyi. Alhasil memang sepanjang lagu penonton bernyanyi bersama.

'Dont Tread Me Bad' menutup konser pukul 22.02 WIB. FireHouse tahu benar bagaimana memanjakan penggemarnya. Mereka menyuguhkan deretan lagu ciamik dari era ballad rock 90an. Terbukti sebagian besar penonton berasal dari usia dewasa.

Nggak mau ketinggalan menyaksikan konser FireHouse? Jangan takut karena hingga akhir Juni mereka masih akan menggelar konser keliling Indonesia di bawah promotor Original Production. So, jangan Anda lewatkan!
(yla/ebi)
Read More...

06 Juni 2010

These New Puritans Siap Rilis Album Kedua


Hampir dua tahun berselang, band asal Southend-on-Sea, Inggris ini kembali merilis album sebagai follow up dari Beat Pyramid yang rilis pada Januari 2008 lalu. Ya, These New Puritans kembali dengan album kedua mereka yang akan dirilis awal tahun 2010 mendatang dengan judul Hidden.

Jika di album sebelumnya Jack Barnett, George Barnett, Thomas Hein, dan Sophie Sleigh-Johnsonhe mempercayakan penggarapan album mereka pada produser Gareth Jones, kini Jack memilih untuk memproduseri langsung Hidden dibantu oleh produser Graham Sutton.

Tampaknya akan banyak kejutan yang bisa ditemui di album terbaru TNP ini, karena kabarnya mereka tidak hanya akan menampilkan instrumen biasa, tapi juga akan melibatkan sejumlah instrumen lain seperti drum khas Jepang, Taiko, lalu juga akan ada brass section, woodwind ensemble, serta choir anak-anak dengan vokal oleh Heather Marlatt (Salem).


Perilisan album ini akan didahului dengan single 'We Want War' pada 11 Januari yang akan dirilis dalam format digital download serta 7” dan10” vinyl.

Tracklisting 'Hidden':

'Time Xone'
'We Want War'
'Three Thousand'
'Hologram'
'Attack Music'
'Fire–Power'
'Orion'
'Canticle'
'Drum Courts–Where Corals Lie'
'White Chords'
'5'

*dari berbagai sumber
Read More...

23 Mei 2010

POWER METAL Akan Merilis Album Ke-Sembilan


Band metalasal Surabaya, Power Metal, akan segera merilis album terbarunya. Hal tersebut diungkapkan oleh Arul Erfansyah, vokalis band metal yang berdiri sejak tahun 1987 itu, pada sela-sela penampilannya saat menjadi artis tamu untuk band Gribs, dalam acara LET’S BRING A WAR HERE! “ON HAPPY DAY LAUNCHING ALBUM” semalam (21/3) yang diadakan oleh LikeThis! Entertainment di Green Cafe Kemang.

Selepas penampilannya yang mendapat sambutan cukup hangat dari para yang hadir, pada kami, Arul sempat mengungkapkan alasan kenapa Power Metal cukup lama tidak merilis album baru semenjak album ke-delapannya.

“Sebenarnya kita masih tetap eksis, cuman kebetulan kita sejak ngeluarin album ke-delapan, yaitu tahun 2005 kemarin, kita agak sedikit vakum lah… Karena banyaknya bermunculan musik-musik baru kan… Nah, makanya daripada kita memaksakan diri, lebih baik kita mempersiapkan untuk album selanjutnya,” jelas Arul.

Album terbaru Power Metal ini, yang diyakini Arul akan rilis bulan April, kemungkinan akan bertajuk “Nine Album”. Karena menurut Arul, sembilan adalah angka baik. Arul pun berharap dengan rilisnya album ke-sembilan ini, mereka bisa meramaikan musik rock Indonesia kembali.(Rama Wirawan/URGENSI!)
Read More...

19 Mei 2010

Krisyanto Rilis Mini Album 'Lanjutkan Hidup' .


Vokalis yang setelah keluar dari bandnya, Jamrud pada tahun 2007 ini sempat vakum beberapa saat, sebelum akhirnya kembali dengan merilis mini album berjudul “Lanjutkan Hidup” dengan single pertama yang berjudul sama yang sudah bisa didengarkan di media radio.

“Lanjutkan Hidup” sendiri adalah sebuah lagu yang dihadirkan dalam tempo pelan tetapi dengan nuansa distorsi yang terdengar easy listening, yang diciptakan oleh penyanyi Dewiq dan di-aransemen oleh mantan gitsaris Slank yang sekarang tergabung dengan BIP, Pay Siburian.

Krisyanto sendiri pada tahun 2009 lalu pernah mengeluarkan album bertitel Mimpi, dan mengundurkan diri dari Jamrud dengan alasan sudah jenuh dan lelah dengan aktivitas bermusiknya di band tersebut. Krisyanto sebagai vokalis di Jamrud telah mengisi kurang lebih tujuh rilisan album yang di antaranya, Nekad (1996), Putri (1997), Terima Kasih (1998) , Ningrat (2000), Sydney 090102 (2002), BO 18+ (2004) dan All Access In Love (2006).
Lanjutkan Hidup” yang lisensinya dipegang oleh Roneela Production ini dirasa mengembalikan Krisyanto yang telah lama absen di industri musik Indonesia, dan diharapkan memberikan warna lain sekaligus mengobati kerinduan seluruh fans dari mantan vokalis dengan sosok dan karakter vokalnya yang khas. Mini album yang produksinya (dari mixing sampai video) memakan waktu 8 bulan dan dikerjakan di dua kota yakni Bandung dan Jakarta ini telah dirilis pada bulan April kemarin, yang selain berisikan karya dari Dewiq juga ada beberapa karya yang dia ciptakan sendiri. Secara keseluruhan mini album ini adalah sebuah album bernuansa rock tetapi dikemas dengan aransemen yang variatif.

Track List:uncluster-lanjutkan hidup

1. Lanjutkan Hidup
2. Ngimpi Terus Dach
3. Jack Kena Batunya
4. Gadis Kelapa Muda
5. Percayalah
6. Forbidden Song

*Roneela Production Press Release

**foto: youtube
Read More...

03 Mei 2010

Sound Fresh Gorillaz

Artis : Gorillaz

Album : Plastic Beach

Format : CD

---
Gorillaz tidak pernah lepas dari kejutan dan hal-hal baru. Band kreasi frontman Blur, Damon Albarn itu selalu menyajikan materi musik yang unik dan berbeda dalam setiap album. Mereka konsisten bereksperimen dengan warna musik baru yang lebih fresh dan asyik didengarkan. Kali ini, 2D, Murdoc, Noodle, dan Russel kembali menunjukkan kreativitas tanpa batasnya lewat album ketiga yang berjudul Plastic Beach. Sesuai kover albumnya yang colorful, materi lagu pada album tersebut juga memiliki isi serupa. Plastic Beach Penuh keceriaan yang terbungkus musik pop variatif dan catchy untuk dinikmati. Bahkan bagi yang belum pernah mendenarkan Gorillaz sebelumnya. Track Orchestral Intro menjadi sajian pembuka. Paduan musik orkestra lembut dengan suasana khas pantai bakal terasa nyaman di telinga. Setelah itu, berbagai paduan musik yang unik bakal langsung kita nikmati. Salah satunya single Stylo. Kita bakal disuguhi instrumen musik elektrik up-beat yang easy listening. Track lain yang patut dicoba adalah On Melancholy Hill. Lagu tersebut dibuat dalam balutan musik pop yang santai. Overall, di album itu Gorillaz ingin memberikan pilihan musik yang tenang, namun masih asyik untuk dinikmati. (nay/c6/kkn)
Read More...

30 April 2010

Outright Prepare The Second Album

Band yang dibentuk pada tahun 2005 ini baru saja mengalami pergantian vokalis, posisi yang awalnya dipegang oleh Ricky saat ini telah digantikan oleh Hardi, mundurnya Ricky sebagai vokalis utama band ini karena alasan pekerjaan.

Outright yang sebelumnya telah merilis album pertamanya Hardcore Strikes Back pada tahun 2008 lalu, saat ini sedang melakukan persiapan full album kedua yang menurut mereka akan terdengar lebih keras dan groove.

Seperti yang pernah mereka ungkapkan pada uncluster.com. “Mungkin materi kita di album terbaru kelak akan tidak jauh dari single kita 'Bloody Board Destruction' yang ada di kompilasi Linoleum Record.”

Sementara untuk informasi lainya, di album terbaru nanti band ini akan membuat satu lagu yang berisi kolaborasi dengan beberapa vokalis yang masih mereka rahasiakan namanya.

Selain pembuatan album baru, band yang awalnya meng-cover lagu-lagu Ryker’s, Hatebreed dan Biohazard ini sedang melakukan negosiasi dengan pihak Party ALL The Time Record, yang bertempat di Sydney, Australia untuk me-repackage album pertama mereka Hardcore Strikes Back yang secara bersamaan berjalan dengan agenda lain, yaitu sebuah rencana tur di Malaysia dan Singapura pada pertengahan tahun ini, yang menurut mereka masih belum fix. Ajakan tur ini datang dari seorang promotor asal Indonesia yang tinggal di Negeri Jiran.

Dalam waktu dekat band yang dibentuk pada tahun 2005 ini akan tampil dalam sebuah acara bertajuk Teriak Bersamaan yang di selenggarakan di Kemuning Gading, Bogor pada 29 Mei, lalu di Kavaleri Parongpong, Bandung pada 18 Juli 2010,dan Magical Café, Depok pada 31 Juli mendatang.


Sumber:Dari berbagai media
Read More...

24 April 2010

Buang Materi Album

Good Charlottte Rekaman dari Nol

BAND pop punk asal Amerika Serikat, Good Charlotte melakukan langkah berani. Mereka membuang materi rekaman untuk album baru. Kerja keras selama 18 bulan itu tidak lagi dipakai. Mereka memilih untuk membuat materi baru lagi. Alasannya, Good Charlotte meinginkan lagu-lagu yang lebih bagus dan mereka banget.

Setelah merilis Good Morning Revival pada 2007, Good Charlotte berencana mengeluarkan album baru sekitar Maret dan April 2010. Materi yang bertajuk Cardiology ini benar-benar ditunggu sejak tahun lalu oleh para penggemar Good Charlotte.

Namun, semua itu urung dilakukan ketika Benji, sang gitaris, merasa ada yang kurang dari materi-materi di Cardiology. Ia menyukai lagu-lagunya, lirik-liriknya, tapi ia tidak dapat merasakan getaran dari lagu-lagu yang telah mereka buat. Benji merasa apa yang Good Charlotte impikan belum hadir dalam hasil rekaman tersebut.Ternyata apa yang dirasakan Benji diiyakan keempat personel lain. Bahkan Benji yang semula menyangka para personel lainnya kaget dengan pernyataannya, malah sependapat. Good Charlotte pun memutuskan membuang materi itu dan kembali rekaman dari awal. Benji dkk ingin Cardiology terasa lebih punk dan berbeda dari Good Morning Revival.

Benji sendiri mengakui bahwa penggarapan album ke lima ini benar-benar menghabiskan waktu, tenaga, serta pikiran. Butuh usaha yang lebih dibandingkan album-album sebelumnya. "Proses ini memakan waktu cukup lama hingga anggota keluargaku pun kini bertambah. Aku memulai rekaman ini ketika anakku masih satu. Kini aku sudah memiliki dua anak. Sekarang proses rekaman ini seperti anak ke tigaku," canda Benji.

Perjalanan Good Charlotte sendiri memang cukup panjang dalam memproduksi album ke lima ini. Terhitung sejak Juli 2009 lalu Benji sudah mengumumkan kabar album baru Good Charlotte melalui akun Twitternya. Bisa dikatakan, Good Charlotte cukup gencar dalam mengabari para fans selama masa rekaman berlangsung.

Berita tersebut dimulai pada akhir Juli 2009. Yaitu ketika Joel mengabarkan mereka sudah membuat list lagu-lagu yang masuk dalam Cardiology. Lalu pada 25 Agustus 2009 dikabarkan bahwa Good Charlotte telah sampai pada tahap akhir tracking dan recording. Bahkan kabar Cardiology ini akan rilis sekitar Maret hingga April 2010 sudah terdengar sejak saat itu.

Hingga akhirnya tersiar kabar bahwa materi-materi tersebut urung dirilis pada akhir Januari 2010. "Seperti kalian tahu, kita ingin menggali lebih dalam materi-materi dalam album ini. Seperti ingin menghubungkan apa yang ada di seluruh benak kami kepada mereka, dan itulah yang saat ini sedang kami lakukan," tutur Benji Madden. (zaq/kkn)

Diskografi

Good Charlotte (2000)

The Young and The Hopeless (2002)

The Chronicles of Life and Death (2004)

Good Morning Revival (2007)

Cardiology (2010)

Did You Know

Drumer Good Charlotte, Dean Butterworth, sebelumnya adalah drumer dari Morrisey, vokalis legendaris The Smith yang kini bersolo karir.

Pada 2007, Good Charlotte cukup menuai prestasi di berbagai ajang bergengsi. Di antaranya, Fave International Band versi Nickelodeon Australian Kids's Choice Awards dan kategori Viewers Choice Australia untuk lagu Keep Your Hands Off My Girl pada ajang MTV Australia Award. (zaq/c6/kkn)

Read More...

22 April 2010

Travis Barker's Debut Solo Album on September!

Setelah jarang tampil dengan Blink 182, sang drummer Travis Barker mengungkapkan bahwa ia akan merilis debut album solonya pada September nanti.

Album yang belum diberi judul ini diungkapkan oleh drummer 34 tahun itu sebagai perpaduan dari berbagai genre, mulai dari punk rock hingga hip hop."Yang jelas saya tidak menyanyi atau menjadi MC dan sejenisnya di album ini.

Lebih dari lima tahun belakangan ketika Blink tidak berkegiatan, saya lebih banyak bermain sendiri atau membuat sesuatu sendirian. Baik bermain dengan T.I.atau apapun itu semuanya membuka dunia yang berbeda bagi saya," ungkap Barker yang merasa semua benar-benar berbeda di rilisan solo perdananya ini.

Dan tentu saja album ini juga akan menampilkan kontribusi musisi dari berbagai genre mulai dari Corey Taylor (Slipknot), Chester Bennington (Linkin Park) hingga Lil Wayne, Rick Ross, RZA, Swizz Beatz, the Game, dan Beanie Sigel. Selain itu ia juga memberikan sentuhan reggae dengan mengajak Damian Marley dan Willie Nelson.

"Saya mencintai musik. Jadi album ini bukan genre tertentu. Tapi dari punk rock hingga hip-hop lalu juga ada nunsa electro sampai lagu metal dengan kontribusi Corey Taylor dari Slipknot. Sangat menyenangkan dan menarik sejauh ini."

Barker sendiri memang dikenal sebagai drummer handal dengan Blink 182 sebagai bandnya yang paling dikenal di seluruh dunia. Namun selain bersama band yang melakukan reuni lagi tahun 2009 lalu ini, Barker juga sering berkontribusi untuk musisi lain. Bersama DJ AM ia dikenal lewat kolaborasi TRV$DJAM yang mendapat sambutan positif dari penikmat musik dimana salah satu penampilan tersukses mereka adalah di Roxy, Los Angeles.

Bulan Januari 2010, Barker membuat remix single Snoop Dogg, "I Wanna Rock". Dan Februari 2010, Steve Vai mengatakan bahwa ia tengah menggarap lagu 'Stairway to Heaven' milik Mary J. Blige bersama Travis Barker, Orianthi serta Randy Jackson. Di bulan yang sama musisi yang kini bergabung di Interscope Records ini akhirnya mengumumkan bahwa ia tengah mengerjakan debut solo albumnya.

Belum ada tanggal pasti perilisan, yang jelas Barker mengaku tidak mau buru-buru untuk menyelesaikan album ini.

*dari berbagai sumber

Read More...

10 April 2010

Trojan, Bali Death Metal Act


Setelah sebelumnya sempat merilis EP berisikan dua buah lagu di tahun 2008, satu tahun kemudian Trojan terlibat dalam kompilasi bertajuk "Green Monster" bersama 14 band independent asal Bali lainnya, dan di tahun ini, band yang terbentuk pada November 2007 yang memilih death core sebagai konsep, telah menyelesaikan full album pertama mereka yang berjudul Metamorphosis As The Phenomenon.

Album yang berisikan 8 Track ini di produseri oleh Trojan sendiri dengan lirik yang yang menyuarakan kehidupan sosial dan keadaan bumi yang menurut perspektif mereka semakin memprihatinkan. Lirik yang dikerjakan oleh Vokalis Botax dan Gayod (pendiri dan vokalis Trojan terdahulu yang sudah keluar) menjadi daya tarik tersendiri bersama materi death metal yang mereka tawarkan.


Metamorphosis As The Phenomenon dirilis oleh sebuah Records Label dari Jakarta bernama uncluster-Metamorphosis As The PhenomenonRottrevore, yang sebelumnya pernah merilis album Dead Squad, Horror Vission, Tiga Angka Enam dari Forgotten, dan Global Suffering Disease milik Revenge. Dan dibulan Maret ini Rottrevore telah mengeluarkan beberapa rilisan yang diantaranya The Srongest Stand Last-Hellbeyond (Bandung), Seed Of The Venomous - Demented Heart (Kediri), dan Human Race Disgrace dari Killharmonic (Kediri).

Trojan yang saat ini diperkuat oleh Reo(gitar), Botax (vokal), Gusuma (Drum) Dan Andika (Bas) menjadi salah satu band yang mengisi list panjang dari Rottrevore Records, dengan single yang berjudul “Rise Of The Black Hole”, Trojan sudah siap menjadi pilihan lain unuk masyarakat luas dan pencinta musik metal di Indonesia khususnya.

Metamorphosis As The Phenomenon tracklisting:
1. Rise Of The Black Hole
2. Konflik Emosi Buta
3. Pleasure Of Sickness
4. Tanah Bertumbuh Darah
5. Human Corpse Industry
6. Resureksi BAtin
7. Klimaks Fatamorgana
8. Generasi Tanpa Agama
9. Metamorphosis As The Phenomenon

*Further info:

http://www.myspace.com/trojanmetal dan http://www.myspace.com/rottrevorerecords

Read More...

03 April 2010

DragonForce Cari Vokalis Baru

Apa kabar DragonForce? Band beraliran power metal dari Inggris itu membawa kabar buruk bagi para penggemarnya. Dalam situs pribadi, DragonForce mengumumkan pengunduran diri sang vokalis, Z.P. Theart. Kabar yang begitu tiba-tiba tersebut tentu saja mengejutkan para fans.

Sebab, beberapa waktu lalu DragonForce mengumumkan kembali ke studio. Mereka berencana fokus pada album kelima yang dirilis pada 2011. Rencana itu mereka cetuskan setelah menjalani berbagai tur panjang selama 2009.

"Kami sangat menyesal mengumumkan perpisahan DragonForce dengan Z.P. Theart. Perpisahan itu disebabkan perbedaan bermusik yang tak dapat dicari solusinya. Kami mengucapkan terima kasih untuk Z.P. Theart atas sukses besar DragonForce," ungkap Herman Li, gitaris DragonForce.

Keluarnya Theart tak membuat DragonForce melupakan penggarapan album terbaru. Mereka langsung mencari vokalis baru lewat jalur audisi. Hal tersebut mereka umumkan lewat situs resmi DragonForce.

Mereka mengudang seluruh penggemar untuk mengikuti audisi tersebut. DragonForce bakal mencari vokalis yang berkarkater vokal kuat. Pendaftaran audisi itu bisa dilakukan lewat situs Dragonforce.com. Seluruh orang bebas untuk mengikuti audisi tersebut.

"Kini kami mencari seorang vokalis yang powerful, juga jago menciptakan lagu serta mampu beradaptasi dengan personel DragonForce lainnya," lanjut Li.

Dampak keluarnya Theart cukup dirasakan oleh DragonForce. Sebab, vokalis itu menjadi pendiri DragonForce bersama Li. Perannya dalam pembuatan album cukup besar. Lengkingan vokalnya yang khas mengisi nyawa lagu-lagu DragonForce.


Sumber : Dari berbagai media
Read More...

31 Maret 2010

Keinginan Penggemar 311 di Tanah Air Sudah Terobati

JAKARTA - Setelah menyelenggarakan konser Boys Like Girls dan Placebo, LA Lights Concert kembali meramaikan tanah air dengan memboyong 311. Konser bertajuk LA Lights Concert 311yang dipromotori Java Musikindo itu sukses berlangsung tadi malam di Tennis Indoor Senayan.

Grup musik itu berasal dari Nebraska, Amerika Serikat. Personelnya terdiri atas Nic Hexum, S.A. Martinez, Tim Mahoney, Chad Sexton, dan P-Nut. Mereka kali pertama mengeluarkan album di bawah perusahaan rekaman pada 1993. Hingga 2006, sudah sembilan album yang mereka produksi.

Dari sembilan album tersebut, banyak hit yang sudah mereka ciptakan. Bahkan, hit-hit itu menembus Top 10 Billboard's Modern Rock Chart. Di antaranya, Down, Love Song, Don't Tread on Me, Amber, All Mixed Up, Come Original, Creatures (for a while), serta hit baru mereka yang berjudul Hey You.
CEO Java Musikindo Adrie Subono mengatakan, konser 311 tidak kalah meriah jika dibandingkan dengan band internasional sebelumnya.


Mereka beraksi di panggung selama 90 menit. Hampir semua lagu hit mereka bawakan. Menurut Adrie, keinginan penggemar 311 di tanah air sudah terobati. Sebelumnya, banyak yang bertanya kepada Adrie, kapan 311 main di Indonesia. "Itulah jawabannya," lanjutnya. (jan/c11/ayi)
Read More...

28 Maret 2010

The Strokes Kerjakan Album ke Empat


The Strokes , band rock garasi asal Amerika dikabarkan sudah mulai masuk studio rekaman untuk mengerjakan album ke empat mereka. Namun sebelumnya beredar rumor bahwa mereka sebenarnya telah merampungkan album tersebut, namun rumor ini nampaknya cukup bisa dibantah dengan hanya akan tampilnya The Strokes di dua panggung pada musim panas ini.

Julian Casablancas, vokalis band ini juga mengaku akan membatasi dirinya untuk tampil sebagai headliner ´Isle of Wight´ dan ´Rock Ness Festival´ di Inggris pada bulan Juni mendatang.

The Strokes merupakan band garage rock yang terbentuk pada tahun 1998 di New York. Mereka tenar pada awal 2000-an. Band ini beranggotakan Julian Casablancas (vokal), Nick Valensi (gitar), Albert Hammond, Jr (gitar), Nikolai Fraiture (gitar bass) dan Fabrizio Moretti (drum dan perkusi).

Setelah mereka berhasil merilis album ´Is This It´ di tahun 2001, The Strokes mendapat banyak pujian dari para kritisi. NME pun menjuluki ´Is This It´ sebagai ´Album of the Decade´. Sejak itu, band ini telah memiliki basis penggemarnya yang besar dan tersebar, di Amerika Serikat, Kanada, Australia dan terutama di Inggris. Mereka sempat vakum pada tahun 2006, beberapa personilnya telah terlibat dengan berbagai proyek sampingan, meskipun demikian album ke empat tersebut sedang dalam persiapan untuk dirilis pada tahun ini. [rsk]

Sumber: indie.inilah.com
Sumber gambar: Myspace.com


Read More...

25 Maret 2010

Rilis Empat Album Sekaligus


L'Arc~en~Ciel Bangkit untuk Tidur Lagi

DUA tahun lalu, L'Arc~en­~­Ciel memutuskan untuk mundur dari dunia musik. Kala itu, mere­­ka berjanji kembali pada 2011, saat L'Arc merayakan hari jadi ke-20. Meski 2010 belum berakhir, L'Arc sudah bangun dari hibernasinya.

Akhir tahun lalu, L'Arc me­nan­­­dai kebangkitannya dengan tampil di acara Music Station Superlive 2009. Saat itu, mere­ka hanya membawakan track la­­ma, Nexus4 dan Shine.

Baru pada 27 Januari 2010, L'Arc menghadirkan karya ba­­­ru, Bless, theme song program li­­­­­­putan Olimpiade musim dingin di Kanada, yang di­­tayangkan stasiun televisi NHK. Hyde, Tetsuya, Ken, dan Yukihiro pun sibuk tampil live di berbagai acara musik untuk mempromosikan Bless.

Cielers, sebutan untuk fans L'Arc, mendapatkan kejutan ma­­nis yang sekaligus menyiksa kan­­­tong. Pada 10 Maret lalu, L'Arc merilis empat album sekali­­gus di bawah titel Quadrinity, Member's Best Selection.

Masing-masing CD berisi tujuh lagu favorit personel L'Arc se­jak era debut mereka. Tiap CD di-remaster oleh mastering engineer yang di­­­­pilih oleh tiap personel. Hyde me­­­­nun­­­­juk Ian Cooper dari Metro­polis, London. Tetsuya menjatuhkan pilihan kepada Tom Coyne dari sterlingsound, New York. Karya Ken disentuh ulang Howie Weinberg dari stu­dio Masterdisk, New York. Se­­­dangkan Ted Jensen dari sterling­­sound, New York, dipercaya Yukihiro untuk memberikan nuansa baru dalam track gubahan­nya.

Quadrinity diluncurkan dalam dua versi, reguler dan limited. Versi limited memuat DVD L'Arquiz di mana Hyde, Tetsuya, Ken, dan Yukihiro harus menjawab berbagai pertanyaan seputar L'Arc. Selain itu, L'Arc memberikan hadiah berupa booklet mini poster dalam versi limited.

Akhir bulan ini, L'Arc ju­­ga me­­­ngeluarkan DVD Tour 2008 L'7 ~Trans Asia Via Paris. Di hari yang sama, buku L'Arc-en-Ciel Official Text Book Words II diterbitkan. Words II menampilkan wawancara panjang dengan tiap personel L'Arc sejak dirilisnya single Seventh Heaven (2007) hingga Nexus4/Shine (2008) dan foto-foto terbaru L'Arc.

Yang mengejutkan, L'Arc mem­­­bintangi iklan Pepsi Nex. Iklan ber­­durasi 16 de­tik itu mulai ditayangkan pada 2 Maret lalu. L'Arc juga memba­­wa­­kan I Love Rock 'n Roll yang men­jadi lagu tema iklan tersebut. La­gu itu hanya bisa didapatkan dengan cara download via ponsel di Jepang.

Rajin merilis berbagai produk di awal tahun, ternyata ada udang di balik batu. Semua item itu ternyata hanya berfungsi sebagai pelipur lara. Pasalnya, L'Arc menyatakan kembali rehat dan belum ada kabar resmi kapan mereka akan benar-benar aktif. Mudah-mudahan saja L'Arc akan menepati janji, back in business tahun depan dengan karya-karya baru yang makin nendang. (ran)

Did u know

Terhitung sejak 30 November 2009, leader L'Arc~en~Ciel, Ogawa Tet­suya, menanggalkan na­ma Tetsu yang menjadi trademark-nya. Melalui blog pribadinya, pria yang biasa dipanggil Tetchan oleh member L'Arc dan fans itu menyatakan akan menggu­nakan nama aslinya, Te­­tsu­ya. Untuk karir solo, Te­­tsuya membedakannya dengan penggunaan huruf kapital.

"Ini (penggantian nama, Red) sesuatu yang harus kulakukan. Aku telah kehilangan seseorang yang sangat berharga untukku. Jadi, aku mengambil satu bagian dari namanya," kata Tetsuya kepada majalah CD Data edisi Februari 2010.

Dia sadar ada konsekuensi yang harus ditanggung. "Aku tahu nggak semua orang bisa menerima perubahan nama ini. Tapi, kalau aku nggak melakukannya, aku nggak akan bisa maju," aku suami model sekaligus desainer Sakai Ayana tersebut. (ran)




Read More...

22 Maret 2010

Heaven Rock Tour 2010 in Malang & Surabaya


Setelah Kota Bogor, gelaran Heaven Rock Tour 2010 kali ini menyambangi Kota Malang dan Surabaya masing-masing pada tanggal 18-19 Maret 2010. Disconnected, Goodboy Badminton, Nudist Island beserta Heaven Record management dan beberapa crew rela menempuh perjalanan panjang demi gelaran tur mereka kali ini.

Sehari sebelum gelaran di Kota Malang, panitia menyediakan tempat untuk press conference di salah satu café. Tentunya hal ini merupakan hal yang tidak begitu biasa untuk gelaran sekelas musik indie. Pihak panitia beralasan hal ini sudah semestinya menjadi sebuah keharusan. “Sudah seharusnya kita mulai membiasakan hal seperti ini, bukan karena ini jalur distribusi indie lalu kita menggelar acara tanpa konsep yang jelas,” ujar salah seorang panitia.
Keesokan harinya dengan tajuk Generation Full Of Regret Heaven Rock Tour bertempat di Mig Pool and Café Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang. Acara yang sedianya akan dimulai pukul 15.00 terpaksa molor karena ada beberapa hal teknis. Baru sekitar pukul delapan malam, Goodboy Badminton mulai naik panggung dan menggebrak penonton Malang dengan lagu “So Last Year”. Para penonton yang sepertinya memang begitu menunggu-nunggu kehadiran band-band dari Heaven Record ini langsung terlihat antusias menikmati empat lagu yang dibawakan Goodboy Badminton.

Lalu giliran Disconnected yang malam itu kembali tampil tanpa sang bassist Yuda. Bermain apik membawakan beberapa lagu dan ditutup oleh lagu “Terkuat.” Harus diakui bahwa Nudist Island memiliki pendengar setia di Kota Malang. Buktinya saat Ugeng cs mulai naik panggung, penonton semakin merangsek ke area depan panggung. Setelah sedikit intro, Nudist Island langsung menggebrak dengan lagu “What’s Up with My 21”. Beberapa penonton sempat meneriakkan request lagu. Menjawab teriakan penonton, mereka langsung memainkan lagu lawas berjudul “Radio.” Penampilan Nudist Island malam itu begitu memuaskan para fans mereka di Kota Malang.

Keesokan harinya rombongan langsung bertolak menuju Kota Surabaya. Menempuh jarak sekitar tiga jam rombongan langsung disuguhi udara panas Kota Surabaya. Setelah melakukan sound check dan interview di salah satu radio lokal akhirnya tiba saatnya untuk mulai menaiki panggung. Bertempat di Ole-Ole Café Jalan Raya Ngagel, Surabaya penampilan pertama malam itu dibuka oleh Goodboy Badminton. Mutt sang vokalis akrab menyapa penonton yang sudah memadati area depan panggung. Dengan ukuran panggung yang kecil dan pendek membuat interaksi antara talent dan penonton lebih terjaga. Seperti biasa, penonton terlihat ikut menyanyi ketika Goodboy Badminton memainkan lagu mereka yang berjudul “Kartu Mati”. Sepertinya keputusan mereka tidak salah untuk menggarap video klip lagu itu karena memang terasa begitu “menjual.”
Lalu secara bergantian, giliran Nudist Island untuk naik ke atas stage. Kejadian di Kota Malang juga berulang di Kota Surabaya, para penonton bahkan panitia ikut berteriak request lagu. Tentunya mereka tidak mau mengecewakan penonton dengan langsung menggeber lagu “Taman Kota”. Tampil di akhir acara Disconnected menjadi band yang paling interaktif malam itu. Ketika mereka baru memainkan lagu pertama, vokalis sekaligus pemain gitar Disconnected, Arie terpaksa harus memainkan lagu kedua tanpa gitar karena senar gitarnya putus. Pada lagu ketiga crew dari Heaven Record kembali menyodorkan gitar kepada Arie, namun baru saja memasuki pertengahan lagu microphone yang dipakai Arie direbut oleh penonton. Mereka ber-sing along dan semakin merangsek ke area depan panggung. Malam itu para personil Disconnected dibuat speechless dengan antusiasme penonton. Mereka terlihat puas, sampai pada lagu terakhir Arie melakukan stage diving disambut oleh tangan-tangan para penonton.

Decil dari pihak Heaven Record mengaku sangat puas dengan respon para penonton dari dua kota yang mereka kunjungi. “Engga sia-sia kita menempuh belasan jam menuju Jawa Timur,” tutur Decil. Lalu mengenai rencana meneruskan tur ke Kota Bali pihak Heaven Record terpaksa menundanya karena ada masalah perizinan. “Yah hari ini kita pulang dulu aja ke Bandung sampai nunggu fix gelaran kota-kota selanjutnya,” tambah Decil yang juga drummer Disconnected ini. Rencananya gelaran Heaven Rock Tour ini akan berlanjut pada bulan depan, beberapa kota seperti Madiun dan Kediri sedang dijadwalkan kepastian tanggalnya.
Read More...

15 Maret 2010

Heaven Records Rock Tour in Bogor

Kota Bogor menjadi kota pertama yang disinggahi sebagai awal dari rangkaian Heaven Records Rock Tour. Salah satu record indie dari Kota Bandung ini kini menaungi tiga band masing-masing Disconnected, Goodboy Badminton, dan Nudist Island. Berbagi panggung dengan beberapa band lokal asal Kota Bogor, gelaran kali ini yang bertempat di Kemuning Gading Hall mendapat respon yang luar biasa dari muda-mudi di sana. Terlihat pada saat Nudist Island mulai menyanyikan lagu pertama, penonton mulai merangsek ke depan bibir panggung. Tak ayal antusiasme para penonton itu seolah membuat Ugeng CS makin bersemangat untuk memainkan single mereka selanjutnya.

Setelah itu secara bergantian Goodboy Badminton lewat sang vokalis Rahmat mulai membuka salam perjumpaan kepada para penonton. Rahmat sepertinya begitu menikmati suasana kota tempat kelahirannya kali ini. Single mereka “Kartu Mati” yang baru saja selesai proses pembuatan video klipnya menjadi lagu pamungkas dalam aksi panggung mereka kali ini.
Akhirnya acara ditutup oleh penampilan Disconnected, minus Yuda pada bass yang digantikan additional player Pandu yang tak lain merupakan adik dari sang gitaris Panji. Penonton semakin merangsek ke depan panggung, membuat suasana venue semakin pengap karena sirkulasi udara yang memang terasa kurang. Cuaca Kota Bogor yang saat itu memang sedang hujan seolah menjadi hangat dengan penampilan dari Disconnected. Setelah memainkan beberapa lagu, sang vokalis Arie sedikit berinteraksi dengan penonton. Penampilan mereka malam itu akhirnya ditutup dengan lagu andalan mereka “Terkuat.” Membuat para penonton ber-sing along karena memang banyak dari mereka yang hafal betul isi dari lirik lagunya.

Muhammad Helmi Imaduddin atau yang akrab disapa Ami, drummer dari Nudist Island mengaku puas dengan acara kali ini. Respon penonton yang begitu antusias, menjadikan para personil dari ketiga band semakin on fire di atas panggung. “Penonton di sini asik dan sangat antusias, jadinya makin semangat nih maennya,” ujar Ami. Panggung yang disediakan memang cukup luas, hal ini membuat para personil dan crew leluasa untuk menyisir setiap area panggung. Namun sayangnya panitia kurang memperhatikan masalah lighting panggung yang minim.

Sementara Heaven Record Rock Tour sendiri rencananya akan kembali melakukan gelaran di Kota Malang pada tanggal 18 Maret 2010 dan Surabaya 19 Maret 2010. Menurut Decil, selaku pihak dari Heaven Record “Rencananya kalo gak ada halangan selepas dari Surabaya langsung lanjut ke Bali, mudah-mudahan semuanya lancar, doakan saja ya.”

Read More...

13 Maret 2010

Tampil di Bandung, /Rif Ganti Vokalis

BANDUNG- Ada pemandangan berbeda saat grup band /Rif tampil di acara 200 tahun ulang tahun Kota Bandung di Lapangan Gasibu Bandung, Rabu (10/3/2010). Maggi yang biasanya berada di belakang drum, tampil menjadi vokalis menggantikan Andy, kakaknya.

Dengan dandanan yang mirip Andy, Maggi sukses membawakan dua lagu /Rif yang hits di tahun 90-an yaitu Radja dan Lo toe ye. Lantas, kemanakah Andy?

"Andy sedang berada di Malang, jadi bentrok jadwalnya. Dia gak bisa ikut ke acara di Lapangan Gasibu. Akhirnya, kita pakai Maggi gantikan Andy jadi vokalis," kata Jikun, gitaris /Rif kepada wartawan, usai beraksi di panggung.

Saat ditanya berapa kali /Rif menggelar latihan bersama vokalis dadakan, Jikun mengatakan, mereka sama sekali tidak latihan. Selain itu, lanjutnya, formasi tersebut baru kali pertama dipakai.



"Ini pertama kali kita mentas dengan Maggi sebagai vokalisnya. Kita sama sekali gak latihan. Langsung aja mentas," kata Jikun.

Lantaran Maggi menjadi vokalis, drummer /Rif pun sementara diganti oleh Axel, anak gitaris /Rif lainnya, Ovy. "Yang main drum anak saya. Namanya Axel," kata Ovy singkat.

Sumber: Okezone.com

Read More...

My Banner

Create your own banner at mybannermaker.com!
Copy this code to your website to display this banner!

Last News

Guns N Roses Bikin Resah Warga Australia Lagi-lagi Guns N Roses terlibat masalah. Kali ini, karena ulah mereka, band yang dibentuk di Hollywood ini diprotes sejumlah warga Australia. Pasalnya, mereka datang terlambat dan konser terpaksa harus berakhir lebih larut dan membuat warga di sekitar lokasi konser merasa terganggu.
Kabarnya walikota setempat bermaksud menegur pihak penyelenggara konser itu. "Guns N Roses datang terlambat dan konser akhirnya harus berakhir lebih larut dan membuat kami semua resah.Read More...

Iklan...

Pasang Iklan Gratis
 

Copyright © 2009 by METAL MANIA